Sabtu, 16 Mei 2009

Aplikasi Database dengan PHP dan MySQL

Web Programming telah berkembang sedemikian cepatnya akhir- akhir ini. Terlebih lagi kebutuhan
manusia akan dunia informasi terus meningkat. Salah satu bahasa pemrograman yang populer dan terus
dikembangkan oleh para ahli adalah PHP.

Apa itu PHP ?

PHP merupakan singkatan dari "PHP: Hypertext Preprocessor", adalah sebuah bahasa scripting yang
terpasang pada HTML. Sebagian besar sintaks mirip dengan bahasa C, Java dan Perl, ditambah beberapa
fungsi PHP yang spesifik. Tujuan utama bahasa ini adalah untuk memungkinkan perancang web menulis
halaman web dinamik dengan cepat.

Bagaimana PHP bekerjasama dengan HTML?

Halaman web biasanya disusun dari kode-kode html yang disimpan dalam sebuah file berekstensi .html.
File html ini dikirimkan oleh server (atau file) ke browser, kemudian browser menterjemahkan kode-kode
tersebut sehingga menghasilkan suatu tampilan yang indah. Lain halnya dengan program php, program ini
harus diterjemahkan oleh web-server sehingga menghasilkan kode html yang dikirim ke browser agar dapat
ditampilkan.

Program ini dapat berdiri sendiri ataupun disisipkan di antara kode-kode html sehingga dapat langsung
ditampilkan bersama dengan kode-kode html tersebut. Program php dapat ditambahkan dengan mengapit
program tersebut di antara tanda . Tanda-tanda tersebut biasanya disebut tanda untuk escaping
(kabur) dari kode html. File html yang telah dibubuhi program php harus diganti ekstensi-nya menjadi .php.
Salah satu faktor yang membuat PHP menjadi sangat populer sebagai bahasa skrip dalam pembuatan
aplikasi berbasis web dan situs web dinamis adalah karena bahasa ini mendukung demikian banyak sistem
basis data, mulai dari mSQL, MySQl, MS-SQL, MS-Access, PostgreSQL, bahkan sampai Oracle. Fungsi fungsi untuk mempermudah pengaksesan berbagai jenis basis data tersebut tersedia lebih dari cukup pada
PHP, sehingga meringankan, menyederhakanan, serta mempercepat proses pengembangan aplikasi berbasis
web.

MySQL memberikan hasil yang optimal dari sisi kecepatan dan reliabitas manajemen data. Sifatnya yang
open-source menyebabkan MySQL berkembang secara pesat dan digunakan begitu banyak pengguna yang
tidak ingin membuang dana begitu besar untuk sebuah sistem basis data seperti jika menggunakan sistem
basis data komersial. Untuk penggunaan pada jumlah data skala medium ke bawah, MySQL memang pas,
apalagi ditambah ketersediaan MySQL pada berbagai platform populer seperti Linux, FreeBSD, dan MS
Windows 9x/NT/2000. Produk open source lain dalam beberapa hal lebih unggul, misalnya PostgreSQL
yang mampu menjamin integritas data dan dapat digunakan untuk jumlah data skala besar, namun
keterbatasan platform pendukungnya sangat berpengaruh terhadap popularitasnya. Saat ini, PHP secara
built-in telah mendukung MySQL tanpa perlu modul tambahan.




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini